PENTINGNYA VAKSINASI BAGI PENCEGAHAN KANKER SERVIKS


Kanker serviks disebabkan oleh virus human papiloma (HPV) yang bersifat onkogenik (penyebab kanker)

 


Setiap perempuan dapat terinfeksi HPV. Bahkan jika telah terinfeksi, tidak berarti bahwa dia akan terlindungi dari infeksi berikutnya. Infeksi persisten virus penyebab kanker serviks dapat mengakibatkan terjadinya sel abnormal dan pra-kanker yang seiring dengan berjalannya waktu dapat berkembang menjadi kanker.

Siklus infeksi HPV dalam epitelium serviks
Bereplikasi di dalam sel epitel dan berdiferensiasi hingga virus dilepaskan kembali ke dalam lumen serviks.
Kanker serviks yang sudah mengalami progresifitas atau stadium lanjut akan menimbulkan :
¥ Perdarahan sesudah sanggama
¥ Perdarahan spontan yang terjadi di antara periode menstruasi rutin
¥ Nyeri panggul
¥ Nyeri ketika berhubungan seksual
Ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan, yaitu :
1. Pencegahan Primer
– Edukasi:
Konsultasi dengan Dokter tentang pentingnya pencegahan kanker serviks.
– Pemberian vaksinasi
Pemberian Vaksinasi untuk pencegah kanker serviks sudah direkomendasikan oleh Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI (Perkumpulan Ahli Penyakit Dalam Indonesia), Satgas Imunisasi Anak IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia).
2. Pencegahan Sekunder
– Skrining (deteksi dini):
– Papsmear
– IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat)
Mengapa kita membutuhkan antibodi yang lebih tinggi daripada infeksi alamiah?
Karena semakin tinggi kadar antibodi serum, artinya kadar antibodi di lokasi infeksi juga semakin tinggi. Antibodi dapat menetralisir virus dan mencegah virus masuk kedalam sel. Oleh karena itu sangat penting memvaksinasi perempuan muda sedini mungkin untuk mengurangi risiko mereka sebelum terinfeksi virus penyebab kanker serviks. Penelitian menunjukkan bahwa rentang waktu sejak pertama kali berhubungan seksual sampai usia 20-24 tahun merupakan periode insidensi dan prevalensi infeksi virus penyebab kanker serviks tertinggi pada perempuan.
Vaksin HPV umumnya dapat ditoleransi dengan baik. Reaksi paling sering terlihat setelah vaksinasi berhubungan dengan tempat penyuntikan, seperti nyeri, kemerahan, dan bengkak yang bersifat sementara.
Setiap tahunnya, puluhan ribu orang dewasa meninggal dan ratusan ribu lainnya dirawat di Rumah Sakit oleh karena penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan vaksinasi.
Mengapa orang dewasa perlu vaksin ?
– Dewasa muda dan sehat juga dapat jatuh sakit
– Mencegah 50.000 kematian setiap tahun dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi
– Mencegah terjadinya komplikasi penyakit yang lebih serius
– Meningkatkan produktifitas kerja
– Mencegah kemungkinan pengeluaran biaya perawatan yang mahal
– Mencegah hilangnya waktu berharga bersama keluarga dan kerabat kerja

 

Masih bingung mau vaksinasi atau tidak ? Keputusan ditangan Anda, yang pasti mencegah lebih baik daripada mengobati

 

Untuk promo vaksin kanker serviks di Klinik Mitra Setia Medika klik disini ya